Dicari Donator Santuni Biaya Sekolah 60 Anak Yatim Dhuafa Sahabat Cendekia Pariaman

Dicari Donator Santuni Biaya Sekolah 60 Anak Yatim Dhuafa Sahabat Cendekia Pariaman

SCIBS.CO.ID—SMP SMA Tahfidz Qur’an Sahabat Cendikia Pariaman membuka jalur khusus Yatim Dhuafa penghapal Alqur’an sebanyak 100 orang santri. Jalur khusus Yatim Dhuafa penghapal Alqur’an ini merupakan program Sahabat Cendikia Pariaman untuk membentuk serta mencetak generasi muda Qur’ani yang hafal serta memahami kandungan makna Alqur’an.

“Iya, kita ada punya program jalur khusus Yatim Dhuafa penghapal Alqur’an, dimana anak-anak yatim dhuafa ini kita gratis untuk biaya sekolah mereka agar bisa fokus dan tenang untuk belajar dan menuntut ilmu pengetahuan di sini,” ucap Direktur SMP SMA Tahfidz Qur’an Sahabat Cendikia Pariaman Perdinan Tanjung, SPd kepada media ini, Selasa (16/6) di Pariaman.

Disebutkannya, bahkan kebutuhan pendidikan mereka akan dipenuhi semuanya oleh Sahabat Cendikia Pariaman, seperti pakaian dan kelengkapan seragam sekolah, biaya buku, SPP, makan siang semuanya ditanggung. Kesemua pelajar anak yatim dhuafa tersebut 50 persen dari qouta penerimaan SMP Putra sebanyak 50 orang santri yatim dhuafa. SMA Putra sebanyak 50 orang santri.

“Untuk santri putra yatim dhuafa mereka kita inapkan/mondok di kelurahan ujung batung begitu juga santriwati di jawi2 Pariman” tutur Perdinan Tanjung.

Disebutkannya, untuk kebutuhan pendidikan anak yatim dhuafa putra seperti pakaian dan kelengkapan seragam sekolah, biaya buku, SPP,kelengkapan kamar (lemari, tempat tidur dll), biaya hidup makan tiga kali dan kebutuhan sehari. Kemudian untuk kebutuhan pendidikan anak yatim dhuafa putri seperti pakaian dan kelengkapan seragam sekolah, biaya buku, SPP, makan siang sekali.

“Jadi harapan kita bagi kaum muslimim dan muslimat yang ingin untuk ikut berpartisipasi dalam membantu menyantuni sebanyak 100 orang anak yatim dhuafa ini dan mau menjadi orang tua asuh mereka (donatur), kami dengan tangan terbuka menerimanya demi kelangsungan pendidikan dan masa depan mereka, siapa lagi yang akan membantu dan memperjuangkan mereka, kalau bukan kita bersama,” tutup Perdinan Tanjung. (Tim Sahabat Peduli)